Rabu, 22 Agustus 2012

JOGJA (SELALU) ISTIMEWA




Ditulis & Aransemen oleh: Kill The DJ & Balance
Rapper Crew: Ki Jarot (Kill the DJ – Jahanam – Rotra ) 
Produksi: Jogja Hip Hop Foundation 

Holopis Kuntul Baris.. 

HOOK: 
Jogja! Jogja! Tetap Istimewa 
Istimewa Negrinya, Istimewa Orangnya 
Jogja! Jogja! Tetap Istimewa 
Jogja Istimewa untuk Indonesia 

JAHANAM: 
Rungokna iki gatra saka ngayogyakarta 
Nagari paling penak rasane koyo swarga 
Ora peduli donya dadi neraka 
Neng kene tansah edi peni lan merdika 
Tanah lahirkan Tahta, Tahta untuk Rakyat 
Dimana Rajanya Bercermin di kalbu Rakyat 
Demikianlah singgasana bermartabat 
Berdiri kokoh tuk mengayomi rakyat 
Memayu hayuning bawana 
Saka jaman perjuangan nganthi merdika 
Jogja istimewa bukan hanya daerahnya 
Tapi juga karena orang-orangnya 

KILL THE DJ: 
Tambur wis ditabuh suling wis muni 
Holopis kuntul baris ayo dadi siji 
Bareng para prajurit lan senopati 
Mukti utawa mati manunggal kawula Gusti 
Menyerang tanpa pasukan 
Menang tanpa merendahkan 
Kesaktian tanpa ajian 
Kekayaan tanpa kemewahan 
Tenang bagai ombak gemuruh laksana Merapi 
Tradisi hidup di tengah modernisasi 
Rakyate jajah deso milang kori 
Nyebarake seni lan budi pekerti 

ROTRA: 
Elingo sabdane Sri Sultan Hamengkubuwono kaping sanga 
Sak duwur-duwure sinau kudune dewe tetep wong Jawa 
Diumpamakne kacang kang ora ninggal lanjaran 
Marang bumi sing nglahirake dewe tansah kelingan 
Ing ngarso sung tuladha 
Ing madya mangun karsa 
Tut wuri handayani  
Holopis kuntul baris ayo dadi siji 
Sepi ing pamrih rame ing nggawe 
Sejarah wus mbuktekake 
Jogja istimewa bukan hanya untuk dirinya 
Jogja istimewa untuk Indonesia 

Holopis Kuntul Baris..



Kamis, 16 Agustus 2012

Tapi Tuhan ciptakan Elpala. Dan semua jadi mudah dan indah.




Tengah malam. Lihat foto-foto Elpala. Jarum hipodermis yang menusuk ke ranah memori paling romantis. Jadi kangen.

Mengintip ke masa lalu. Being a teenager was never easy. Setan-setan beterbangan mengincar jiwa yang bimbang. Tapi Tuhan ciptakan Elpala. Dan semua jadi mudah dan indah.

Belajar menghadapi rasa takut tanpa kehilangan hormat ke jurang, pohon, dingin, lapar dan kesendirian. Belajar menerima kekurangan tanpa merasa rendah. Belajar menerima pertemanan tanpa merasa sombong. Tidak punya apa-apa tapi merasa kaya. Tuhan memanjakan melalui tempat-tempat ajaib yang hanya bisa dilihat kebanyakan orang lewat screensaver. Bersahaja di puncak dunia, tanpa harus jadi siapa-siapa. Take nothing but pictures, leave nothing but footprints. 

It was never easy being a teenager. It was never easy to grow up too. I just have to forgive my own weaknesses. And the journey moves on. Take nothing but learning, leave nothing but gratitude.









diedit dari tulisannya mas Arief Rachman

Cinta memberi tanpa diminta




Candra Malik - Samudera Debu

Suwarga durung weruh
Neraka durung wanuh
Mung donya sing aku weruh
Uripku ojo duwe mungsuh

Rikat bumi rikat nyawa
Ana begja ana cilaka
Ana urip ana mati
Percil widyaka ing pati

Samudera sebagai tintanya
Daunan sejagat raya

Cukup cukupkah
Pena kertasnya bercerita?

Aku membaca
Aku mengolah rasa

Siang dan malam silih berganti
Cinta memberi tanpa diminta

Pagi dan petang, pergi dan datang
Rindu menjaga tiada jeda dan lena

Menyebarkan Cinta
Di dunia yang semakin gila
Di tengah para pendusta
Yang penuh dengan angkara

Kuharap semesta raya 'kan mendengarkan aku
Semoga angin malam membawa rinduku

Rindu saat-saat kita berbagi rasa,
Tanpa ada prasangka dan juga saling curiga,
Di bawah satu matahari, matahari yang sama
Menjaga Cinta Kasih sebagai anak manusia

Senenge sak klenteng
Susahe sak rendeng
Ojo seneng nek duwe
Ojo susah nek ra duwe

Umpluking samudro
Kethuk ing sambikala
Laku lampah saderma
Aja gumede aja jumawa

Aku membaca
Aku mengolah rasa

Walau pun debu sebagai aksaranya
Untuk tuliskan makna Sang Maha Cinta

Suluk wayang kulit by Sudjiwotedjo

Siang dan malam silih berganti
Cinta memberi tanpa diminta

Pagi dan petang, pergi dan datang
Rindu menjaga tiada jeda dan lena.

Siang dan malam silih berganti,
Cinta memberi tanpa diminta

Pagi dan petang pergi dan datang
Rindu menjaga tiada jeda dan lena

Selasa, 19 April 2011

Kelak, nak, kau musti jelajahi seisi negeri.


Di Aceh kau bisa menikmati tari seudati dan berteguk-teguk kopi. lalu pada sepanjang Bukit Barisan, banyak kau jumpai ngarai dan danau. Dan pantainya nak, ada satu yang tak pernah ayah lupa, adalah Tanjung Tinggi di pulau Belitung yang indahnya serupa lukisan.

Jika sampai ke tanah Jawa, singgahlah dulu ke pantai Bayah yang dipenuhi batu-batu alam nan elok. O ya nak, tak jauh dari situ, bisa pula kau jumpai saudara-saudara kita suku Baduy yang masih erat menjaga tradisi kakek moyang kita yang mulia.

Engkau telah berdiri di tatar Pasundan, nak. Bukalah mata, telinga dan hatimu, untuk menikmati bunyi angklung, degung, dan lekuk-liku suara penyanyinya yang memabukkan. Terus berjalan ke timur nak, maka akan kau jumpai borobudur, prambanan, suara gamelan dan sejumlah tari-tarian yang penuh kelembutan.

O ya, nak. Jangan lupa, mampirlah sebentar ke Kecamatan Sukolilo, di sana ada saudara-sadara kita warga Sedulur Sikep yang lebih dikenal sebagai “orang Samin”, mereka itulah nak yang pernah membuat malu hati ayah, lantaran mereka yang oleh negara “didakwa” tak punya agama, nyatanya lebih agamis dalam menjalani kehidupannya.

Terus berjalan ke timur, nak. Akan kau jumpai gunung gunung cantik, reog ponorogo, karapan sapi, dan tentu saja ludruk yang sarat ujar-ujar. Jika sempat, naiklah kapal ke utara, di bumi borneo mungkin saja masih kau temui hutan raya yang dulu dibabati para pemegang hph. Tapi ayah yakin, di sana kau masih bisa menyaksikan upacara suku dayak, orang utan, dan anggrek aneka rupa.

Ayah lupa nak, kau perlu juga menjenguk kenangan masa kecil saat kau bersama ayah mengelilinmgi pulau Bali. Ya, ya… pantai Kuta, Sanur, Tanah Lot, Bedugul, tari janger, trunyan, dan tentu pula tari legong yang sudah menyebar ke negara manca.

Teruslah berjalan nak, terus ke timur, ke tanah yang kurang terperhatikan orang-orang Jakarta yang lebih mabuk kuasa ketimbang mengangkat derajat saudara-saudara kita di bagian timur negeri. Wayang sasak, komodo, upacara nyalamak di laut, perburuan paus, upacara nyale, adalah keindahan yang ditawarkan oleh tanah ini.

Teruslah melangkah, nak. Sulawesi, ya, itu negerimu juga, ayah pernah hingga ke pantai bira, bulukumba tempat para petualang membangun kapal-kapal phinisi. Ya, teruslah melaju ke timur negeri, hingga ke papua untuk menyantap keindahan raja ampat, hutan-hutan perawan, serta aneka tumbuhan berkhasiat.

sungguh nak, ini semua milik kita. Jika sebagian di antaranya telah tergadai pada pemodal asing, jangan ragu, rebut kembali dari tangan mereka. Sebab semua yang kau punya, adalah hak dan juga takdirmu sebagai penghuni negeri ini. Sungguh, nak, kami dan juga pemimpin-pemimpin kami, pernah tak berdaya justru karena ketamakan kami yang telah melalap mentah-mentah uang utang tanpa pernah ingat bahwa kami juga memiliki engkau, anak keturunan kami.


dikutip dari Kompas.com
Jodhi Yudono | Minggu, 17 April 2011 | 17:28 WIB

Selasa, 25 Januari 2011

This is my Faith

Apostles' Creed

Credo in Deum Patrem omnipotentem, Creatorem caeli et terrae,
et in Iesum Christum, Filium Eius unicum, Dominum nostrum,
qui conceptus est de Spiritu Sancto, natus ex Maria Virgine,
passus sub Pontio Pilato, crucifixus, mortuus, et sepultus,
descendit ad ínferos, tertia die resurrexit a mortuis,
ascendit ad caelos, sedet ad dexteram Patris omnipotentis,
inde venturus est iudicare vivos et mortuos.
Credo in Spiritum Sanctum,
sanctam Ecclesiam catholicam, sanctorum communionem,
remissionem peccatorum,
carnis resurrectionem,
vitam aeternam.
Amen

MENDAKI GUNUNG

MENDAKI GUNUNG

Menyeka keringat yang basahi tubuh
Melangkah terus mendaki
Lewati waktu dijalan setapak
Menggapai kaki langit biru
Aiya aku jatuh cinta
Cantik gunungmu berselimut putih
Aiya aku jatuh cinta
Hingga mentari mengganti hari...


Hamparan hijau tercium kabut
Menemani satwa dipeluk pagi
Kita senang mendaki Menyusun mimpi
Sadari ke agungan nya... (sadari tak merusaknya)
Aiya aku jatuh cinta
Indah tubuhmu liar rimbamu
Aiya aku jatuh cinta
Ku harus berjalan menggapai puncak

http://cinta-reggae.blogspot.com

Aiya aku jatuh cinta
Dengan gunungku irama rimba
Aiya aku jatuh cinta
Kita berpacu menggapai puncak
Aiya aku jatuh cinta
Sampai waktuku habis di bumi
Aiya aku jatuh cinta
 
Song from Tony Q

Mother Teresa: "Do It Anyway"

The verses below reportedly were written on the wall of Mother Teresa's home for children in Calcutta, India, and are widely attributed to her.
Some sources say that the words below were written on the wall in Mother Teresa's own room.  In any case, their association with Mother Teresa and the Missionaries of Charity has made them popular worldwide, expressing as they do, the spirit in which they lived their lives.
They seem to be based on a composition originally by Kent Keith, but much of the second half has been re-written in a more spiritual way.  Both versions are shown below.

The version found written on the wall in Mother Teresa's home for children in Calcutta:
  • People are often unreasonable, irrational, and self-centered.  Forgive them anyway.
  • If you are kind, people may accuse you of selfish, ulterior motives.  Be kind anyway.
  • If you are successful, you will win some unfaithful friends and some genuine enemies.  Succeed anyway.
  • If you are honest and sincere people may deceive you.  Be honest and sincere anyway.
  • What you spend years creating, others could destroy overnight.  Create anyway.
  • If you find serenity and happiness, some may be jealous.  Be happy anyway.
  • The good you do today, will often be forgotten.  Do good anyway.
  • Give the best you have, and it will never be enough.  Give your best anyway.
  • In the final analysis, it is between you and God.  It was never between you and them anyway.
-this version is credited to Mother Teresa

2. The Original Version:

The Paradoxical Commandments
by Dr. Kent M. Keith
  1. People are illogical, unreasonable, and self-centered. Love them anyway.
  2. If you do good, people will accuse you of selfish ulterior motives. Do good anyway.
  3. If you are successful, you win false friends and true enemies. Succeed anyway.
  4. The good you do today will be forgotten tomorrow. Do good anyway.
  5. Honesty and frankness make you vulnerable. Be honest and frank anyway.
  6. The biggest men and women with the biggest ideas can be shot down by the smallest men and women with the smallest minds. Think big anyway.
  7. People favor underdogs but follow only top dogs. Fight for a few underdogs anyway.
  8. What you spend years building may be destroyed overnight. Build anyway.
  9. People really need help but may attack you if you do help them. Help people anyway.
  10. Give the world the best you have and you'll get kicked in the teeth. Give the world the best you have anyway.
© 1968, 2001 Kent M. Keith
"The Paradoxical Commandments" were written by Kent M. Keith in 1968 as part of a booklet for student leaders.

http://www.prayerfoundation.org/mother_teresa_do_it_anyway.htm

BALANCE SHEET OF LIFE - Accountant Poem

BALANCE SHEET OF LIFE ..


Our Birth is our Opening Balance!
Our Death is our Closing Balance!
Our Prejudiced Views are our Liabilities
Our Creative Ideas are our Assets

Heart is our Current Asset
Soul is our Fixed Asset
Brain is our Fixed Deposit
Thinking is our Current Account

Achievements are our Capital
Character & Morals, our Stock-in-Trade
Friends are our General Reserves
Values & Behaviour are our Goodwill

Patience is our Interest Earned
Love is our Dividend
Children are our Bonus Issues
Education is Brands / Patents

Knowledge is our Investment
Experience is our Premium Account
The Aim is to Tally the Balance Sheet Accurately.
The Goal is to get the Best Presented Accounts Award.

Some very Good and Very bad things ....
The most destructive habit....... ......... .......Worry
The greatest Joy......... ......... ......... .....Giving
The greatest loss.......Loss of self-respect


The most satisfying work........ .......Helping others
The ugliest personality trait....... ......Selfishness
The most endangered species..... ....Dedicated leaders
Our greatest natural resource.... ......... ...Our youth

The greatest 'shot in the arm'........ ..Encouragement
The greatest problem to overcome.... ......... ....
The most effective sleeping pill....... Peace of mind
The most crippling failure disease..... ........Excuses

The most powerful force in life........ .......... .Love
The most dangerous act...... ..A gossip
The world's most incredible computer.... ....The brain
The worst thing to be without..... ......... ..... Hope

The deadliest weapon...... ......... ........The tongue
The two most power-filled words....... ......... 'I Can'
The greatest asset....... .......... ......... ......Faith
The most worthless emotion.... ......... ....Self- pity

The most beautiful attire...... ......... .........SMILE!
The most prized possession.. ......... ......Integrity
The most powerful channel of communication. ....Prayer
The most contagious spirit...... ......... ......Enthusiasm

Life ends; when you stop Dreaming,
Hope ends; when you stop Believing,
Love ends; when you stop Caring,
And Friendship ends; when you stop Sharing...!!!



*quoted from a friend

Selasa, 19 Oktober 2010

Blasco

Yup Blasco......

Sebutan gw buat motor Scorpio Z nopol B 6396 TWR yang udah nemenin gw selama kurang lebih satu setengah tahun belakangan. terhitung mulai tanggal 19 Juli 2009.

Blasco singkatan dari Black Scorpio.









Kamis, 14 Oktober 2010

coba coba

akhirnya nyoba bikin blog, setelah sekian lama kenal internet. :D

moga moga semua cerita hidup gw bs di tuangkan disini.

mohon dukungannya...